
Member Girls’ Generation sekaligus aktris Kwon Yuri mendapat penghargaan sebagai wajib pajak teladan.
Pada 9 Maret KST, Gangnam District Office di Seoul menggelar Upacara Penghargaan Wajib Pajak Teladan 2026, yang memberikan penghargaan kepada 10 wajib pajak yang telah berkontribusi bagi komunitas lokal melalui pembayaran pajak secara konsisten dan bertanggung jawab. Tahun ini, penerima penghargaan terdiri dari lima individu dan lima perusahaan, dengan Yuri termasuk di antaranya.Setiap tahun, distrik tersebut memilih wajib pajak teladan untuk mendorong budaya pembayaran pajak yang lebih matang. Kandidat yang memenuhi syarat meliputi individu, organisasi, atau perusahaan yang memiliki alamat terdaftar atau usaha di Gangnam, tidak memiliki tunggakan pajak selama 10 tahun terakhir, serta membayar setidaknya dua jenis pajak lokal setiap tahun selama delapan tahun berturut-turut.
Selain itu, kandidat juga harus telah membayar pajak minimal 10 juta won pada tahun sebelumnya untuk individu dan organisasi, atau 50 juta won untuk perusahaan. Kontribusi terhadap perkembangan distrik dan komunitas lokal juga menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.
Untuk memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang bertanggung jawab, distrik tersebut juga merevisi peraturannya tahun lalu dengan memperluas berbagai insentif. Manfaat tersebut mencakup diskon pemeriksaan kesehatan di institusi medis yang bekerja sama, keuntungan budaya seperti potongan harga tiket pertunjukan, serta pengurangan biaya di pusat budaya lokal, pusat komunitas, program pembelajaran sepanjang hayat, dan fasilitas olahraga.
Kepala Distrik Gangnam, Cho Sung Myung, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penerima penghargaan. Ia mengatakan, “Kami dengan tulus berterima kasih kepada para wajib pajak teladan yang tetap memenuhi kewajiban pajak mereka dengan setia meskipun kondisi ekonomi sedang sulit. Kami akan terus memperkuat penghargaan dan manfaat bagi para wajib pajak serta menjaga administrasi pajak yang adil dan transparan untuk membalas kepercayaan warga.”

