Yang Hyun Suk Mendukung Keputusan 'Inkigayo' Menghapus Penghargaan 'Mutizen'

by

Yang Hyun Suk  menyambut baik dan mendukung keputusan yang dibuat oleh SBS “Inkigayo” untuk menyingkirkan “Penghargaan Mutizen.”
Pada 11 Juli, Yang Hyun Suk mengatakan, “Fakta bahwa semua perusahaan penyiaran adalah sama, dan bahwa mereka membuat program musik menjadi kontes untuk akhirnya mempromosikan kepentingan masing-masing dan ini sebenarnya mengecewakan dan menjadi  teka-teki fans dan pemirsa. Serta merusak kehormatan nama industri musik. “

Yang Hyun Suk terus berbagi contoh dari masalah dimana kekalahan yang dialami Busker Busker’s di acara program musik. Busker Busker’s, yang baru saja merilis album mereka, telah menyapu bersih tangga musik online dengan popularitas mereka yang luar biasa. Namun disisi lain, Busker Busker’s tidak pernah terpilih bahkan sebagai calon untuk mendapatkan tempat pertama.
Yang Hyun Suk mengkritik “Akan sangat bermanfaat bagi industri musik jika mereka mendapatkan tempat pertama tidak tergantung pada seberapa aktif artis tersebut di acara hiburan atau drama dan Fakta bahwa mereka bisa membuat musik yang baik, itu adalah hal yang terpenting.. Hal ini mungkin akan sangat baik melihat beragam musisi tumbuh dalam genre musik yang berbeda, ” 
Ia melanjutkan, “Realitas di dunia musik adalah bahwa pasar online adalah jauh lebih besar dari pasar offline. Telah lama peraturan ini ditetapkan bahwa chart online telah menjadi dasar untuk menentukan apa yang pendengar inginkan dan apa yang menjadi tren..
YG Entertainment memiliki bintang idola yang sangat populer juga, tapi aku masih berpikir akan lebih baik bagi mayoritas untuk memiliki apa yang dikatakan, bukan penggemar. “
SBS “Inkigayo” telah memutuskan untuk menyingkirkan program “Take 7.”  Sekarang sisa KBS2 “Music Bank” dari tiga perusahaan penyiaran terbesar yang menggunakan sistem penghargaan.

Loading…

0 thoughts on “Yang Hyun Suk Mendukung Keputusan 'Inkigayo' Menghapus Penghargaan 'Mutizen'

  1. sebenarnya aq setengah hati sii ngedukungnya,,
    mnurut aq sii iiaa,,
    kloo mnangin suatu pnghargaan punya rasa bangga tersendiri,,, #rasanya gmna gituu,, alaah bhs aq
    makanya banyagh artis iank ampe nangis klo ngedapetin ituu,,
    dan sejujurnya sii, aq nangkringin musik bank am inkigayo pngend liad siapa iank pemenang’a,,, huehehehe –“v

    1. yg jadi masalah mereka menang bukan karena musik yg berkualitas tapi fandom yg banyak nge-vote, beli album dobel2 dll…
      mungkin lebih baik lagi jika penghargaan diberikan kpd mreka yg bener2 berkualitas.. contohnya busker2 tdi, hnya krna mreka bukan idola tpi band indie mrka jarang msuk take 7 pdhl lagu2nya bagus menurut ak.. 🙂

      1. yah jangan salahin fans nya dong,kan acara musicnya sendiri udah bagi porsi penilaian,
        penjualan album hnya 10-15%,vote juga 10-15% sedangkan digital lebih dr 40% klo gk salah.
        digital. pokoknya digital punya porsi yg besar untuk menangin award mingguan.
        lagu bekualitas itu lagu kayak apa sih sebenernya? penasaran dari dulu,kriteria lagu berkualitas itu kayak gimana??

      2. iya bener tuh pasti tergantung fandom juga. udahlah gak usah pake penghargaan2 kayak gitu, itu cuma bikin sakit hati doang yang gak menang padahal lagunya daebak. PHP!

      3. *mncoba menjawab*
        @kyuhae : bukan cuma soal lagu, tp dunia fotografi, seni lukis, dll,,, Kualitas adalah soal Kreatifitas ^^ ,, ketika kita STUCK berarti Kualitas kita menurun,,, namun ketika kita selalu meng-EXPLORE maka dgn sendirinya Kualitas kita akan terbangun. .

      4. one random : kan gk ada kriteria nyata ttg kualitas sebuah lagu bukan? kenapa kita semua gampang banget menjudge mana lagu yang berkualitas atau tidak? apakah lagu yg disuka selalu berkualitas? bukankah music soal “rasa”? lagu smash/cherybelle juga banyak yg suka di indo,tapi kenapa bnyak yg bilang itu lagu gk berkualitas??
        apalagi seorang artis di korea sangat tergantung agensinya,mereka gk bisa keluar genre kalau bukan keputusan agensinya.
        kita semua tahu bigbang emang gk promosi buat album terakhir,tetapi membuat MV salah satu bentuk promosi
        lagian ya menurut aku lebih baik gk ada chart sama sekali,dalam bentuk apapun,cukup perusahaan yg tau gimana hasil mereka buat pembelajaran mereka.
        cuman males aja denger,klo fandom besar pasti bisa menang award dengan gampang walaupun lagunya gk bagus. gampang banget menjudge lagu bagus/tidak,padahal kita gk punya kapasitas untuk itu menjudge lagu.
        lagian album hnya untuk award dan vote itu untuk acara akhir tahunan,klo mingguan digital menentukan.
        lagian kan acaranya sendiri yg memasukkan penjualan album dan vote untuk penilaian,kenapa harus fans nya yg disalahin krna ngevote dan beli album??

      5. @kyuhae : semua pendengar awam berhak menetapkan standar nya masing2 :D… tapi Orang2 yang berkecimpung di dunia musik pasti Tau standar2nya ^^ begitupun di dunia fashion, dunia perfilman, dan lain2..
        dan yang pasti dari produser sampai penyanyi lagu yg bersangkutan bisa menilai seberapa besar peningkatan kualitas yg mereka hasilkan ^^ — terlepas dari lagu itu akan populer atau tidak–
        PROCESS MORE THAN RESULT 😀
        kalau gw pribadi Tidak ada lagu yang tidak bagus ^^ ,,, cuma BANYAK BANGET lagu yang membosankan 😆 😆 😆

      6. ga ada yang nyalahin fans kok disini.. coba dibaca baik2 lagi comen ak sebelumnya… kalo menurutku sih emang sulit sih buat nilai musik itu berkualitas secara benar.. tp kita bisa liat dengan penjualan lagu mereka mereka kalo dibandingkan fans mereka.. contoh aja busker2, t-ara dll.. digital single mereka bagus2 all kill semua tpi fans mereka ga sebanyak idola lain.. itu artinya lagu2 mereka yg donlot kebanyakan dr masyarakat umum yg non-fandom suka sm lagu mereka.. liat 2NE1 jumlah fandom mereka aja ga masuk 10 besar di daum cafe, tpi lagu2 mereka bagus2 dan diterima masyarakat non-fandom dan hebatnya lagi lagu2 mereka jg diterima di dunia internasional…
        udah jadi rahasia umu lagi kalo award2 dikorea itu sebagian besar lebih didominasi sm agensi2 besar & Idola2 yg punya massa banyak… makanya saya setuju dg penghapusan award ini.. peace!!!

      7. one random : tapi lihat komen2nya gampang banget nilai suatu lagu itu berkualitas/gk
        apa semua lagu yg kita suka berkualitas dan lagu yg gk kita suka berarti gk berkualitas??
        ngapain ributin berkualitas atau gknya lagu,yg penting denger aja 0:)

      8. kpopers : aku juga setuju klo award mingguan ini dihapuskan, karna cuman bikin ribet
        padahal setiap format acara music biasanya digital sale itu punya porsi yg sangat besar,gk tau juga kenapa artis yg kuat digital gk menang2.
        tapi “penghargaan diberikan kpd mereka yg bener2 berkualitas” itu gk enak banget. 🙂

      9. lha?? namanya penghargaan kalo ga diberikan sm yang berkualitas ato yang terbaik, bukan penghargaan dong namanya… 🙂

      10. @kyuhae …. bnr nih masih mau lanjut ,, ?? gw konkrit sj yah :
        kalau lo memang penikmat musik (bukan penikmat fisik) pasti taulah mana lagu yang benar2 berkualitas dan mana lagu yang cuma sekedar suka.

      11. DAN bukan hanya itu. Bisa diliat dari kasus group-group boyband dan girlband lain, yang buat gue banyak banget yang berbakat. Tapi karena mereka dari Company yang kecil, mereka gak bisa menang. Contoh SISTAR, mereka bener-bener ngelambung banget pas 2011 pas Hyorin mulai ikut Immortal Song then UKISS! come on! Gue rasa mereka BERHAK BANGET dapet award mingguan, untuk lagu Neverland. Gue aja yang baru tau mereka gak dapet award satu pun dari lagu Neverland kaget bukan main. Mereka buat gue berbakat banget, lagu enak, tariannya juga luar biasa keren. Tapi gak menang! Then Leessang, groupnya Garry sama Gil, diluar negeri mereka itu terkenal. Temen-temen gue aja yang orang luar, pas diliatin GD&TOP bilang keren, tapi pas liat Leessang mereka lebih suka mereka. MV Leessang liat deh, jauh banget dari kesan glamour buat tingkat promosi tapi untuk musik, mereka setara sama GD&TOP. Dan ini juga terjadi sama Busker Busker’s. Dengan cuman masalah kurang fans, dan dateng dari company kecil bisa ngilangin segalanya.

    2. klo menurut saya sih justru bagus dihapusnya award-award kaya gini.
      tau ga sih, ternyata salah satu faktor terjadinya fanwar yaitu dari hal-hal kecil kaya award-award gini.
      meskipun memenangkan sebuah award memiliki kebanggaan tersendiri bagi sebuah grup. tp disamping itu biasanya fandom juga ambil ikut bagian. maksudnya gini, klo grup idola kita menangin award, pastinya fandomnya ikutan bangga dong (bukan bangga sih tapi lebih tepatnya kelewat bangga jadi sombong), yg ujung-ujungnya jadi memandang rendah saingan si idolanya/grup lainnya. otomatis jadi memandang rendah ke fandom saingannya itu tadi (saya bicara ini karena dulu saat saya masih labil, saat saya masih kuliah, saat saya masih belum bisa dikatakan dewasa 100%, saya pun cenderung begitu, selalu mikir “wow idola gue hebat banget menang terus ini itu. ga kaya idola itu tuh yg selalu kalah sama idola gue. ga mutu banget sih tuh orang-orang yg ngefans sama idola itu, seleranya rendah” haha klo mikir jaman jaman labil rasanya malu bgt, padahal kan selera org beda-beda. biasanya kita baru sadar bahwa dulu kita sombong itu disaat idola yg kita agung-agungkan menjadi tidak agung lagi karena masa jayanya udh lewat). *dan ternyata menurut pengamatan saya, hal kaya gini selalu terjadi tiap waktu bahkan sampai saat ini.
      balik ke topik. seperti temen-temen yg pada bilang disini, sebuah musik itu pada dasarnya dilihat dari karya yg mereka berikan untuk fans/pendengar/masyarakat bukan dari sebuah award, award adalah nilai tambah. penghargaan terbaik bagi musisi adalah ketika karyanya dinikmati dan disukai oleh pendengar.

      1. ” award adalah nilai tambah. penghargaan terbaik bagi musisi adalah ketika karyanya dinikmati dan disukai oleh pendengar.” betul banget nih. ini sama apa yang dibilang sama papa hong (y)

  2. NAH INI!! YG appa makasih sama pendapatnyaa~~
    nyesek juga sama itu busker busker .. padahal lagunya bagus , selalu nangkring di nomer 1 dan di 10 besar tapi kesempatan buat menang.. kecil .. tapi kemarin itu menang ya di MCD ~
    ga cuma busker busker doang… tapi banyak grup yg bagus bagus tapi kalah sama yang namanya populer .. sori tapi gue ga ngajak ribut.
    gue setuju banget banget .. kemarin sbs bilang mau merombak abis sistemnya..
    harapanku biar setiap episode bakalan ada special stage … biar grup grup perform lagu lagu lawas mereka atau promosi lagu2 yang belum di promosiin atau nyanyi OST.
    misalnya nih ya , gue kangen berat sama soshi ITNW, nah kan jarang banget soshi perform ITNW selain di konser . harapan gue entah kapan soshi bisa perform ITNW di inkigayo gitu wkwkwk
    hahaha XD kepanjangan komennya :p
    dan buat KBS .. well boleh pakai sistem ranking tapi jangan curang ya! oke? nyesek tau kemarin TTS dicurangin -_______-

    1. Maff g nyambung dr tipikk TTS dcurangin gmna ching.. G tau nx ​”̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ mian ya

  3. Yang pastinya YG ngedukung online chart coz artisnya kan jago di online buka offline.. Cuman mau blg di dunia ini nggak ada yg benar2 bersih.. No bashing.. Peace ^^

    1. Tambahan, klo menurut aku fans penentu trkenalnya suatu grup klo aja fansnya gak kuat, grupp bakalan cepet bubar..

      1. apa hubungannya terkenal dengan fans kuat dengan awetnya suatu grup?
        banyak kok grup-grup yg bubar disaat mereka lagi diatas (yg otomatis pasti punya banyak fans).
        emg bener sih suatu grup erat kaitannya dengan fans, tanpa fans mereka bukan apa-apa. tp menurut saya juga, fans bukanlah penentu segala-galanya. faktor utamanya adalah dari usaha grup tersebut sendiri.
        biasanya nih ya. grup yg cuma mengandalkan fans tapi tidak mengandalkan usaha lebih, akan cepat terlupakan seiring berjalannya waktu. beda dengan mereka yg bener-bener fokus menghasilkan sebuah karya yg bagus. contohnya aja legenda-legenda musik didunia. biarpun orangnya udh ga ada “meninggal”, tapi karyanya masih tetap diingat, didengar, dinikmati sampe skrg,
        sebenernya yg lebih dibutuhkan oleh musisi itu adalah pendengar bukan fans. kenapa? pendengar itu bisa siapa saja, siapapun yg ingin menikmatinya, entah itu fans atau bukan. sementara fans itu ya hanya pengagum, percaya ga sih klo fans itu rata-rata tidak selamanya setia, kenapa?
        1. karena biasanya klo ada yg lebih bagus, pasti jadi pindah ngefans ke yg lebih bagus.
        2. klo si fans udh tua atau udh nikah otomatis dgn sendirinya status fans tersebut dihilangkan, jarang kan kita denger org-org tua blg “eh saya ngefans loh dgn si A. rata-rata bilangnya pasti saya suka dengan si A, saya suka dgn musik si A, saya suka dgn lagu si A, dan blablabla.
        3. udh jadi rahasia umum banyak penggemar kpop hanya ngefans sama “fisik” idolanya bukan dari musiknya. lah klo idolanya udh keriput, udh bangkotan. dijamin deh ga bakal ngefans lagi.
        4. dan masih banyak alasan-alasan lainnya.
        ya tapi ga ada salahnya juga kok jadi seorang fans, karena saya dulu juga seorang fans dari sebuah grup.

    2. artisnya jago online?
      ga liat tuh bigbang, dia jago di online maupun offline karena semua lagunya disukai sama masyarakat dan bigbang punya fans yang kuat
      yang kamu liat cuma 2ne1, dan menurut aku wajar, karena kebanyakan GB emang menang di digital karena saat ini masyarakat sana emang lagi suka GB, tapi untuk fans yang kuat, jarang GB yang punya hal ini (setau aku GB yang bagus 2 2nya itu snsd)

    3. maaf ya
      bigbang itu di album fisik sama di digital itu sama sama kuat …
      lihat aja bigbang selalu nangkring di 10 besar chart di bagian digital / album fisik selama mereka promosi

    4. pemusik bukan dinilai dari hasil pejualan musiknya. di offline atau online sama aja. pemusik itu dinilai dari hasil karyanya yang dinikmati orang. gapeduli penjualan berapa yang penting orang-orang menghargai karya mereka dan menikmati musiknya. itu penghargaan terbesar buat pemusik sebenernya

    5. cuma Big Bang anak YG yang jago di album dunia nyata. sisanya jago di digital.
      menurutku, musik itu bukan untuk dinilai mana yang bagus mana yang ngga. musik itu untuk dinikmati. untuk menghargai musisi, beli karya mereka, beli albumnya.

      1. cuma big bang yg jago di alam nyata ,, hello,,,
        buktinya CF 2ne1 lebih banyak dr boyband yg cuma jago di album fisik ,,, bukan cuma 2ne1 bahkan GB seperti t-ara jg punya lumayan byk ,, walau belum pd tingkat snsd/bigbang di CF. tp sosok mereka sdh lumayan di akui di korea
        justru penjualan online akan membantu si penyanyi menjadi lebih nyata bagi publik korea ,,, CF salah satu bentuk dr pengakuan publik
        buktinya snsd, bigbang, IU menjadi artis korea paling berpengaruh karena sosok mereka lebih nyata bagi publik korea ( silahkan cek forbes tahun 2011 ). dan ketiganya punya kesamaan, sm2 monster digital gak cuma jago di fisik doang ,,,

      1. gini neh komen sotoy. “bkannya agensi lo yg tkut klo KBS ngilangin award?”. kbs mau ngilangin sistem chart atau ga itu ga ada hubungan’a ma YG. wong artist yg ga tampil jg mubank. Gak tau ceritanya ya? googling dulu gih sana

    6. Lah big bang mau loe apaain ,,
      liat aja still alive gak promosi, baik fisik/digitalnya tetap mendominasi ,,, bahkan non title track bisa charting di top 10. yg belum tentu bisa di lakuin ama boyband lain ,,, jd mutizen mingguan tdk pernah mempengaruhi big bang
      big bang sejak 2007 adalah artis yg selalu bisa menyeimbangkan antara fisik & digital dng atau tanpa promo di chart ,,
      penjualan album fisik 2ne1 di tahun 2009-2010 bagus kok bisa mencapai 100k lebih,, itu ukuran bagus utk GB. utk GB 2ne1 cuma kalah dr snsd soal penjualan album fisik ,,,
      tahun 2011 album 2ne1 cuma terjual di bawah 100k, itu karena efek YG merilis lagunya secara digital satu persatu, jd pas ngerilis fisik penjualan jd drop ,,, tp not bad lah mencapai 83k
      YG berinisiatif ngerilis lagu 2ne1 satu persatu secara digital, itu karena YG ingin 2ne1 seperti big bang agar lebih dikenal oleh masyarakat umum ,, karena 2ne1 pd dasarnya tidak punya kekuatan seperti big bang, yg mana setiap merilis album smua tracknya bisa charting di TOP 10. bukan cuma realtime tp jg weekly ,,,

    7. @no biscuits : baca itu link allkpop, sebagian besar agensi yg kuat d penjualan fisik, ketakutan klo award d hilangkan.. Sapa sotoy? Fakta begokk, gw ga komentari YG, tpi gw komentarin itu si elf labil, bilang YG ga bersih segala.. Gw bilang justru yg t pure bermusik! Ga semata” award sm duit

  4. terserah deh mau ada apa nggak nya mutizen yg penting artis-artis SME SELALU COMEBACK n ngeluarin album or single yang daebak,,,,,,,,,,,,

  5. setuju sma appa YG!
    suka ngerasa ga adil aja, Busker Busker’s yang lagu”ny slalu masuk 10besar chart (gaon, hanteo dll) bahkan ga jarang nongkrong d posisi 1 ga pernah dapet award nor crown d acra musik!
    moga” aja dgn adanya perubahan kyak gini bisa ngasih sdkit keadilan bwt idola/band” indie.

  6. Chart ga menentukan musik itu berkualitas sebenernya. jadi ya setuju aja sih.. Semoga dengan ini musik jadi bisa dinikmati lagi tanpa harus mikirin chartnya bakalan gimana-gimana. Musik bukan hanya untuk dijual tapi juga didengar dan dinikmati

  7. Klo soal Busker2, setuju sama YG Appa.. Musik mereka enak di denger, sapu bersih chart online, syg gk menang di chart mingguan..
    Tp klo pasar online lbh besar, kendalanya fans luar lbh gampang download yg ilegal drpd yg legal berhuruf hangul.. sebagai aq pribadi, fans internasional yg buta hangul n gk bisa transaksi pake Won atau Dollar, yah cuma bisa beli album fisik buat dukung idola-nya..
    Lepas dari hilang tdk-nya chart mingguan di Inkigayo, menurutku penjualan online n offline sama2 penting..

  8. Yang blang YG Artis 0nline it Yang idolanya Ga laku online kali yahh . .makanya sakit ati Idolanya ga menang mingguan dan online busker busker BIG BANG SNSD setauku Raja online ofline kekekekeke ! Remp0ng

  9. seneng banget akhirnya SBS mau ngerombak konsep award mereka.. setuju juga buat pendapat YG appa..
    krn ga semua yg menang2 penghargaan2 di inki, mubank, mnet dll itu tmasuk musik yg bagus.. ada banyak faktor, diantaranya fans sm label “idola” itu td..
    ada beberapa fans Idola yg rela beli album, lagu dll lebih dr satu agar mereka bs menang, pdhl blm tentu jg musik mreka bgus.. sedangkan musik2 sperti busker2 penjualanny bagus karena peminatnya masy. non fans, itu yg menandakan musik mereka dpt diterima, dan mereka tidak bs menang krn mrk bukan trmasuk kategori idola tdi..
    semoga aja mnet & mubank bs nyusul.. kalo ada model2 peghargaan kyk gini kan pasti yg mendominasi idola2 yg udh punya nama, kasian yg msh rookie

  10. ngomong2 ttg Busker Busker, OOT nih.. saya baru liat MV-nya,lagunya enak dan MV-nya unpredictable kl dibandingin sm MV korea yg laen..
    Nah.. si MV ini “konsepnya” agak mirip sama video clipnya Adera – Terlambat gak sih?? Agak bangga juga si Adera duluan yg bikin. Kl sebaliknya,pasti Adera dicecer niru deh *udah nepting duluan* bukan maksud bash..

  11. Kalau cuman sisa Music Bank sama M! Countdown, saya kasian sama U-KISS. MEREKA BELUM MENANG DI SATU ACARA PUN! Semakin sedikit lapangan yang terbuka, semakin dikit juga kesempatannya 🙁
    Tapi gak apa sih. Dengan adanya pengahapusan ini, makin bisa ngilangin fan war. Gue juga gak ngerti tentang seberapa pentingnya acara semacam kayak Take 7. Kayak U-KISS, mereka belum menang sama sekali, tapi mereka udah dapet awards. Jadi saya sebenernya gak ngerti seberapa penting masalah ini.

  12. setujuuuuuuuuuuuuuuu!!!..kyknya kl mau liat kualitas lagu itu emang dari chart online..banyak yg bukan idol gt tapi lagunya masuk peringkat atas..jangan sampai gara2 image idola jadi nutupin lagu2 yang bagus…kasian sih..apalg kl lagunya mereka bikin/main sndiri.
    ya kecuali menang itu dikategorikan.. g hanya satu, best performans..best album sale.. dll… jadikan keliatan prestasi dimananya…juara umum dari bnyaknya kategori yang dimenangin.. mestinya gitu.. bukan akumulasi point keseluruhan.

  13. hahai gue s7 nich gue suka ahjussi mendukung
    secara kpop idol jg bnyk yg bgsgg cuma suju big bang etc
    klo ada yg menang trus idol lainnya kalah udh berantem tuch dr shawol sama hottest
    nah dgn diha[usnya penghargaan mutizen
    gg ada lg keributan antara shawol sama ELF lah
    inilah itulah
    klo gini gue suka caranya adiiiiiiiiillllllllllllllllllllllllll

  14. hahahahah ,,
    cuma ngakak ada yg bilang YG cuma jago di online, atau cuma big bang doang yg jago di alam nyata ,,
    pdhal kenyataannya di korea sana, artis2 yg jago online yg sosoknya lebih NYATA bagi publik ,,,,
    klu sosok idola loe lebih nyata bagi publik, akan banyak keuntungan yg akan di peroleh idola loe.
    idola loe akan jd sindrome nasional, sebagaimana big bang dng lies, wg dng tell me, snsd dengan gee, IU dng good day, atau T-ara dng roly poly ,, blum lagi akan byk dpt tawaran CF akan lebih banyak uang ,,,

    1. salah satu bukti betapa penjualan online akan mempengaruhi popularitas artis di dunia nyata,
      liat SNSD, Big bang, IU jd artis yg paling berpengaruh di korea versi forbes, dan bisa liat jg di survey gallup & lesspiar hasilnya kurang lebih sama ,,,
      ketiganya punya kesamaan, sm2 monster digital, punya CF dan bukan cuma ngandelin penjualan fisik aja ,,

    2. setuju!
      mereka kan orang2 yang masih TERTIDUR. dan TIDAK SADAR kalau sekarang jaman tuh sdh berubah -___-”
      pliss deh … mengakui kehebatan idol lain napa -__- susah amat,, ga bakal bawa dampak buruk sm idol yg lo suka (*yah,,, kecuali kalau kalian memang gak yakin sm idola kalian.. 😆 😆 😆

    3. tambahan. serta dbsk dengan rising sun dan juga mirotic.
      *mungkin banyak yg ga tau sih ya. karena emg era jaya dbsk dibawah grup-grup yg kmu sebutin. tp disaat itu, mereka bener-bener juga jd sindrome nasional kok.

      1. iya, mirotic-nya DBSK kan rilisnya 2008, sedangkan kpop baru mulai nyebar ke seluruh dunia pas tahun 2009, masa2 jayanya lagu Nobody-nya WG, Gee-nya SNSD, Haru Haru-nya Big Bang, dan Sorry Sorry-nya suju yg sekarang udah dianggap lagu2 anthem bagi penggemar kpop seluruh dunia, saking populernya lagu2 itu. jadi kalau baru ngeh kpop tahun segitu mungkin rada2 nggak percaya betapa saktinya DBSK jaman dulu pas masih akur dan utuh berlima. Mirotic itu jaraknya 2 tahun dari “O”-jung.ban.hap karena DBSK lagi sibuk2nya di jepang, dan begitu mirotic dirilis, tersapu bersih semua chart musik, tiada lawan. mirotic berhasil terjual 500.000 kopi tahun 2008, jauh lebih dulu dari suju yg baru berhasil menembus penjualan 500.000 kopi lewat Mr Simple tahun 2011, dan itu terjadi sebelum kpop mendunia, mereka betul2 sindrom nasional dan di puncak kejayaannya waktu itu.
        kalau rising sun sih, wah, itu lagu udah jadi trademarknya mereka, sampai sekarang. lagu keren, dance keren, MV-nya pun keren (nggak didalam ‘kotak’ kayak ciri khas MV SM yg sekarang, dan betul2 menggambarkan isi lagunya). sampai sekarang aja, kalau ada BB kpop lain yg mengcover dancenya DBSK, kebanyakan pasti milih Rising Sun, legend banget nih lagu. ini juga lagu yg bikin aku jadi demen banget sama DBSK, padahal sebelumnya underestimated banget sama mereka, hahaha …..
        kalo ngomongin DBSK jaman dulu, perasaan jadi campur aduk, bangga sekaligus sedih, duh ….

  15. salut deh sama papa yg, dan agak miris kLO LIt di chart, busker2 mendminasi, eh malah shinee sherlock yg menang…

  16. KPOPERS MAU NANYA NIH
    Disini yg komen hanya org ² yg pintar musik dan tau mana yg berkualitas ya
    Jd baru tau kalo kpop itu trnyata mengerikan
    Tp satu hal yg gue bingung kalo emang Boyband itu ga punya kualitas dr mana datangnya fans yg banyak dan bertambah besar itu , apakah lagu yg mrk dgr ga ada kualitas?

  17. ngakak sama beberapa komen di atas yg kelihatan kaga terima penjualan di online buruk lololol
    terus yg bilang fandomnya beli lagu banyak supaya menang di acara mingguan, well itu biasanya hari berikut2nya setelah lagu rilis dan fans mana yang ga mau berusaha menangin idolnya, kalo hari pertama biasanya ya publik dong, bukan cuma fans yg penasaran dan beli lagunya. buktinya banyak yang cover lagu tersebut di koreanya, banyak yang menjadikan lagu itu sebagai lagu favorit ketika karaoke, ngikutin koreonya, pokonya banyak yang suka bahkan artis aja menyayikannya, dsb, kalo cuma fans aja ya ga mungkin dong itu lagu bisa jadi lagu terfavorit publik seperti yg di bilang @rose “jd sindrome nasional, sebagaimana big bang dng lies, wg dng tell me, snsd dengan gee, IU dng good day, atau T-ara dng roly poly”. setuju sama @rose “salah satu bukti betapa penjualan online akan mempengaruhi popularitas artis di dunia nyata,
    liat SNSD, Big bang, IU jd artis yg paling berpengaruh di korea versi forbes, dan bisa liat jg di survey gallup & lesspiar hasilnya kurang lebih sama ,,,
    ketiganya punya kesamaan, sm2 monster digital, punya CF dan bukan cuma ngandelin penjualan fisik aja ,,” banyak CF juga bukan sebatas banyak semata tapi itu permintaan pasar/publik karena yang punya produknya juga melihat dari banyaknya konsumen dan juga umur. CF itu bisa juga jadi pembuktian artis tersebut di cintai publik.
    kalo lagu idola kamu belum bisa jadi yg favorit bukan berarti ga bagus atau ga berkualitas tapi ini gimana soal selera. kalo bisa all kill atau menang di acara mingguan belum tentu cuma idola yg fansnya banyak, buktinya banyak tuh yg fansnya ga sebanyak idol kayak tvxq bigbang snsd tapi lagunya bisa jg kok all kil dan menang di acara mingguan.
    intinya lagu sm ketertarikan ke idol tersebut juga penting, mungkin idol kamu ga terlalu di sukai publik disana, masalahnya kenapa ya balik lagi ke idol kamu sendiri. #no offense

  18. Apaseh yg diributin..
    tinggal baca aja susah.. ==
    Intinya mreka bermaksud baik mau mendukung musik2 smw artis2 korea sana

  19. gini loh. kalo pun ada take 7 mutizen, dll artis yg gk dpt tuh merasa frustrated bgt kan pasti. nah kalo udah di hapus program itu jadi kan semua artis bisa tampil semaksimal mungkin tanpa pusing mikir awards. lagian kalo yg menang dia mulu nanti fanwar mulu.
    Masalah awards? gak usah khawatir, mau dari yg kecil”an sampe Grammy itu ada cuma ada waktunya., asal artis tampil LIVE, humble and care sama fans, semua itu udh cukup.

  20. meski bukan YGstand, tapi kalau soal idealisme musik, aku manut2 dan seRT ama appa-nya YG.
    sisi positif dari ini kan untuk keberagaman musik juga, biar semua musik dari semua genre dapet perhatian yg sama. Ujung2nya biar kpop bisa tahan juga, kalau kreativitas banyak.
    Fighting aja deh!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *