
Agensi aktor Hong Min Ki, Fable Company, kembali mengeluarkan pernyataan untuk membantah tuduhan dari mantan kekasihnya, yang disebut sebagai “Ms. A”, terkait dugaan pemaksaan aborsi.
Sebelumnya, Ms. A mengklaim bahwa selama menjalin hubungan dengan Hong Min Ki, ia mengalami kekerasan verbal, gaslighting, serta tekanan untuk melakukan aborsi. Dalam pernyataan terbaru pada 20 Agustus, agensi membantah tuduhan tersebut.
Menurut agensi, pada sekitar pukul 06.00 tanggal 19 Agustus, Ms. A mengirimkan foto USG kepada Hong Min Ki disertai pesan bernada ancaman untuk mengungkap masalah tersebut. Agensi menyatakan bahwa sebelumnya Ms. A tidak pernah menunjukkan foto USG tersebut kepada Hong Min Ki. Mereka juga mengklaim bahwa foto tersebut terlihat berbeda dari foto yang biasanya digunakan untuk mengonfirmasi kehamilan, sehingga pihak agensi telah meminta verifikasi dari tenaga medis di bidang obstetri dan ginekologi.
Agensi juga menyatakan bahwa berdasarkan konfirmasi dengan Hong Min Ki, Ms. A tidak pernah menunjukkan hasil tes kehamilan kepadanya, dan Hong Min Ki membantah pernah mengatakan atau melakukan sesuatu yang bertujuan menekan Ms. A untuk melakukan aborsi.
Selain itu, agensi menyoroti percakapan pada 13 Juli, tanggal yang menurut klaim Ms. A merupakan hari ketika ia menjalani operasi aborsi. Menurut agensi, pada hari tersebut Ms. A justru mengajak Hong Min Ki untuk bersepeda bersama. Setelah Hong Min Ki menolak, Ms. A mengirimkan video dirinya sedang bersepeda sendirian. Agensi mengatakan mereka telah menyimpan seluruh percakapan dan video tersebut sebagai bukti.
Fable Company menegaskan bahwa isu kehamilan dan aborsi merupakan persoalan yang sangat serius dan sensitif. Mereka menilai tuduhan yang disampaikan Ms. A di media sosial telah menyebabkan kerusakan besar terhadap reputasi dan citra Hong Min Ki.
Agensi menyatakan tidak akan terus memberikan bantahan terhadap setiap klaim yang muncul. Sebaliknya, berdasarkan bukti yang telah mereka kumpulkan, mereka akan segera mengambil langkah hukum secara perdata dan pidana untuk mengungkap fakta terkait kasus tersebut.
Di akhir pernyataannya, Fable Company meminta publik untuk tidak melakukan spekulasi atau menyebarkan klaim yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dinilai dapat semakin merugikan Hong Min Ki maupun pihak-pihak lain yang terlibat.

