Perdebatan Peran Min Hee Jin Kembali Mencuat dalam Sidang Gugatan Ganti Rugi ADOR terhadap Danielle

by

Perdebatan mengenai peran mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, kembali menjadi sorotan dalam sidang terbaru gugatan ganti rugi senilai USD 24 juta (sekitar Rp390 miliar) yang diajukan ADOR terhadap mantan anggota NewJeans, Danielle, serta Min Hee Jin.

Pada 23 Juli, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menggelar sidang keempat dalam perkara perdata tersebut. Dalam persidangan, kedua belah pihak menyampaikan pandangan yang berbeda mengenai metode perhitungan nilai ganti rugi.Pihak ADOR berpendapat bahwa kerugian yang dialami perusahaan seharusnya dihitung berdasarkan pertumbuhan NewJeans sejak debut pada Juli 2022 hingga Juni 2024. ADOR juga mengusulkan agar periode November 2024 hingga November 2025 dijadikan dasar untuk menghitung potensi keuntungan yang hilang.

Menurut ADOR, nilai kekayaan intelektual (IP) dan nilai komersial NewJeans telah melekat pada grup maupun perusahaan, sehingga pergantian produser seharusnya tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap perhitungan kerugian.

Namun, tim kuasa hukum Danielle dan Min Hee Jin menolak pandangan tersebut. Mereka menilai bahwa pendapatan yang diperoleh saat Min Hee Jin masih menjabat sebagai produser tidak bisa dijadikan acuan setelah dirinya meninggalkan ADOR.

Mereka juga berargumen bahwa perhitungan ganti rugi seharusnya mempertimbangkan waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk merekrut produser baru, membangun sistem produksi yang baru, serta gangguan operasional yang muncul selama proses transisi tersebut.

Perdebatan ini turut memicu diskusi di luar ruang sidang. Sejumlah pengamat menilai bahwa jika ketidakhadiran Min Hee Jin dijadikan faktor utama yang memengaruhi performa komersial NewJeans, hal itu justru dapat melemahkan persepsi publik terhadap kemandirian grup dan nilai merek mereka, meskipun argumen tersebut diajukan semata-mata untuk mengurangi besaran ganti rugi.

Di sisi lain, NewJeans baru-baru ini mulai kembali menjalankan aktivitas resmi. Dalam rangka merayakan empat tahun debut, para anggota Minji, Hanni, Haerin, dan Hyein merilis serangkaian konten resmi, menandai kembalinya mereka setelah menjalani masa jeda aktivitas yang cukup panjang.

Pengadilan dijadwalkan menerima laporan penilaian dari ahli pada 10 September, sebelum kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat tambahan. Sidang berikutnya akan digelar pada 22 Oktober.

Gugatan ganti rugi ini merupakan bagian dari rangkaian sengketa hukum yang lebih luas antara ADOR dan para mantan anggota NewJeans. Sebelumnya, ADOR juga mengajukan gugatan untuk menegaskan keabsahan kontrak eksklusif para anggota, serta meminta larangan sementara agar mereka tidak melakukan aktivitas independen sebelum adanya putusan berkekuatan hukum tetap. Dalam perkara tersebut, pengadilan memutuskan memenangkan ADOR, baik dalam proses permohonan injunction maupun putusan tingkat pertama.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *