
CEO OOAK Records, Min Hee Jin, akan kembali berdiri di hadapan awak media untuk membahas kemenangan hukumnya baru-baru ini serta memaparkan rencana ke depan.
Dalam siaran pers yang dirilis pada 24 Februari malam, OOAK Records mengumumkan bahwa Min Hee Jin akan menggelar konferensi pers pada 25 Februari pukul 13.45 waktu setempat di sebuah lokasi di Distrik Jongno, Seoul. Pihak agensi menyatakan bahwa Min akan hadir langsung untuk memberikan komentar mengenai hasil persidangan tingkat pertama dan menjelaskan langkah selanjutnya.
Sebelumnya, Min Hee Jin menjabat sebagai CEO ADOR di bawah naungan HYBE dan memproduseri girl group NewJeans pada 2022. Setelah konflik berkepanjangan dengan HYBE, ia diberhentikan dari posisi CEO pada Agustus 2024 dan mundur dari jabatan direktur internal pada November di tahun yang sama. OOAK Records sendiri merupakan agensi baru yang ia dirikan pada November tahun lalu. Baru-baru ini, Min juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan boy group baru melalui label tersebut.
Sementara itu, Divisi Perjanjian Sipil 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan memenangkan Min dalam gugatan terhadap HYBE terkait pembayaran hasil penjualan saham. Pengadilan menyatakan bahwa pelaksanaan hak jual (put option) yang dilakukan Min adalah sah dan memerintahkan HYBE untuk membayar sekitar 25,5 miliar KRW.
Pengadilan juga menolak gugatan terpisah dari HYBE yang meminta konfirmasi penghentian perjanjian pemegang saham. HYBE sebelumnya berargumen bahwa Min telah melanggar perjanjian secara serius dengan dugaan upaya “mengeluarkan NewJeans” dan mendorong independensi ADOR, sehingga pemberitahuan pemutusan perjanjian dinilai sah. Namun, pengadilan menolak argumen tersebut.
Majelis hakim menyatakan, “Dapat diakui bahwa Min mengeksplorasi cara untuk membuat ADOR independen dari HYBE,” namun menambahkan, “Hal tersebut saja tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran material terhadap perjanjian pemegang saham dalam kasus ini.” HYBE diketahui telah mengajukan banding atas putusan tingkat pertama tersebut.
Dalam perkembangan terkait, Divisi Perjanjian Sipil 17 Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengabulkan permohonan HYBE untuk menangguhkan eksekusi wajib terhadap Min dan pihak lainnya. Dengan keputusan ini, pelaksanaan pembayaran put option ditangguhkan hingga putusan banding dijatuhkan.