[Liputan] LUNAFLY Rayakan Hari Jadi dengan Konser di Malaysia

lunaflyAnnyeonghaseyo Haebaragi!!

Tak terasa sudah 1 tahun semenjak debut Lunafly, band beranggotakan Sam, Teo dan Yun. Memperingati hari jadi pertama, mereka menggelar konser bertajuk ‘365 with Lunafly – One Year Anniversary Party’ di Kuala Lumpur, yang diorganisir oleh ME Malaysia. KI pun mendapat kesempatan untuk ikut merayakan langsung bersama Sam, Teo dan Yun. Bertempat di Taylors University Lakeside Campus, Lunafly tampil dalam 2 show pada 12 Oktober lalu.

Show pertama bertajuk ‘Super Hero’ digelar jam 3 siang sedangkan show kedua ‘Fly to Love’ digelar jam 8malam di lokasi yang sama. Secara umum, daftar lagu yang dimainkan sama kecuali adanya lagu special yang berbeda untuk show siang dan malam. Selain itu perbedaan terletak di fan service yang diberikan dimana pemegang tiket Premium Super Hero mendapatkan sesi fan sign sedangan pemegang tiket Premium Fly To Love bisa berfoto bersama Lunafly.

Tanggal 12 Oktober, sebelum show pertama dimulai, pemegang tiket premium menjalani sesi fan sign. Tampil dengan pakaian serba hitam, Teo mengejutkan fans dengan gaya rambut belah tengah dan kaca mata. Ia mengaku itu adalah gaya Harry Potter. Dalam sesi ini, fans disuguhi lagu ‘Day by Day’ versi Korea. Lanjut ke show ‘Super Hero’, dimana Lunafly membawakan total 18 lagu dalam 2 segmen. Tak hanya membawakan lagu-lagu dari album mereka seperti ‘How Nice Would it Be’, ‘Fly to Love’ dan lagu terbaru seperti ‘Stardust’, Lunafly juga memanjakan penggemar dengan membawakan cover lagu Westlife, Justin Timberlake dan Pink. Kejutan lain dari Lunafly ialah ketika mereka membawakan lagu ‘Can’t stop the rain’ yang merupakan lagu baru yang belum dirilis! Lagu ballad ini dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan terdengar sangat lembut. Jika biasanya Lunafly membawakan lagu asal Negara yang mereka kunjungi, kali ini mereka memberi kejutan dengan membawakan lagu tema serial Meteor Garden yang aslinya dinyanyikan oleh Harlem Yu.

Selama pertunjukkan dan sesi bincang, Lunafly aktif berkomunikasi dengan fans. Dengan penuh semangat, Sam bergaya saat menyanyikan lagu ‘My Love’ milik Westlife. Teo pun tak hentinya memamerkan ‘Tenglish’-nya sedangkan Yun masih sepeti Yun yang dulu, kalem dan tak banyak bicara. Keisengan Teo berlanjut ketika ia meminta fans untuk memanggil Yun dengan panggilan ‘Yunnn—ah’ dengan gaya seksi, sukses membuat member termuda Lunafly ini tersipu malu.

lunaflyShow siang berakhir dengan pemutaran video buatan fans yang mengucapkan selamat akan hari jadi pertama mereka, sekaligus informasi bahwa mereka sukses membuat proyek amal untuk ‘hospital beyond boundaries’. Lunafly merasa terharu dan kemudian meniup lilin dan memotong kue hari jadi pertama mereka.

Jeda show pertama dan kedua diisi dengan konferensi pers. Lunafly menyapa rekan media dengan kostum putih, Teo tampil modis dengan topi. Ketika ditanya bagaimana perasaan mereka usai show pertama, Teo menjawab dengan percaya diri, “Feel very good”. Sedangkan Sam menyatakan ia tak sabar untuk show selanjutnya yaitu ‘Fly to Love show’.

Lunafly mengaku mereka memutuskan membawakan lagu Mandarin, lagu tema Meteor Garden, selain karena lagu itu terkenal juga karena mereka ingin membawakan lagu itu dengan gaya khas Lunafly. Persiapan 1 lagu ini memakan waktu 1 bulan, dimana Sam mengakui bahwa kendala utama ialah bahasa Mandarin dan pelafalannya yang cukup sulit.

Lukies Malaysia menjadi hal yang paling dirindukan Sam karena keunikan, semangat dan kemampuan mereka untuk bernyanyi dengan baik. Teo mengaku bahwa mie goreng menjadi hal yang paling ia rindukan dari Malaysia. Yun pun kangen nasi goreng.

Bicara soal rencana album baru, Sam bilang belum ada rencana namun mereka sedang dalam tahap pengumpulan materi lagu, salah satunya ialah lagu yang dinyanyikan untuk pertama kalinya di depan publik tadi yaitu ‘can’t Stop the Rain”. Selama satu tahun semenjak debut Lunafly, Te mengungkapkan perubahan utama terjadi pada rambutnya, “My hair long, short and five-five”. Maksud dari Tenglish (Teo’ English) ini ialah gaya rambutnya yang berubah dari panjang, pendek hingga tanggung dan belah tenagh seperti sekarang. Yun yang kalem mengaku tak ada perubahan karena mereka tetap sama seperti dulu. Sedangkan Sam menjawab diplomatis bahwa mereka lebih nyaman dan berubah menjadi lebih baik setiap harinya.

Slide4Usai sesi konferensi pers, dilanjutkan dengan ‘Fly to Love’ show. Pemegang tiket premium mendapat kesempatan untuk berfoto bersama Lunafly. Tak hanya itu, beberapa fans beruntung bisa bersalaman bahkan dipeluk langsung oleh Sam, Teo dan Yun. Tak lupa, ‘day by Day’ versi Korea pun dinyanyikan langsung untuk penggemar.

Show kedua dimulai. Secara umum, daftar lagu yang dibawakan sama dengan show pertama. Hanya saja lagu ‘Just Give Me A Reason’ diganti dengan lagu Bruno mars ‘When I Was Your Man’. Tampil dengan pakaian hitam putih, Lunafly terlihat lebih dewasa dan romantis. Setelah membawakan 18 lagu, Lunafly membawakan lagu encore ‘I Just wanna feel the moment’ milik Christina Aguilera dan Pitbul dan diakhiri dengan lagu Avicii ‘Wake Me Up’ dimana mereka turun panggung dan mengajak penonton bernyanyi bersama.

Show kedua diakhiri dengan pemutaran video dari penggemar yang tak hanya mengucapkan selamat akan hari jadi Lunafly, tetapi juga selamat ulang tahun pada Sam yang lahir tanggal 14 Oktober.

lunaflySam terlihat sangat terharu meskipun ia mengenakan kacamata hitam sepanjang acara. Sebelum meniup lilin, ia membuka kacamatanya sebentar atas permintaan fans. Teo pun tak kehilangan jiwa isengnya dengan meminta Sam menari. Meski terpaksa akhirnya Sam menari hanya sebentar. Fans juga member nama bintang ‘Lunafly Kingdom’ untuk Lunafly. Sesi kedua benar-benar berakhir ketika Lunafly memilih 3 fans beruntung yang bisa kencan bersama mereka keesokan harinya. Teo sempat dikerjai ketika dibilang bahwa pasangannya nanti ialah lelaki. Sontak Teo ‘ngambek’ namun begitu tahu pasangannya perempuan, ia pun langsung kegirangan.

Perayaan hari jadi pertama Lunafly di Kuala Lumpur sangat berkesan dengan betapa intimnya Lunafly berkomunikasi dengan penggemar. Sam, Teo dan Yun masih seperti Lunafly yang dulu, yang ramah , rendah hati dan berkarakter.

Semoga Lunafly juga bisa segera menyapa fans Indonesia ya!

 

Written by koreanindo team

Special thanks to ME Malaysia for the invitation

Please take out with full credit

Advertisements