
Proses hukum yang melibatkan Min Hee Jin, CEO ooak Records dan mantan petinggi ADOR, untuk sementara ditunda.
Menurut laporan pada 30 Maret, Pengadilan Distrik Barat Seoul menunda jadwal sidang gugatan ganti rugi yang diajukan oleh BELIFT LAB dan SOURCE MUSIC, sehingga sidang berikutnya akan dijadwalkan ulang di kemudian hari.Min Hee Jin sebelumnya digugat dengan nilai sekitar 2 miliar won oleh BELIFT LAB (agensi grup ILLIT) dan sekitar 500 juta won oleh SOURCE MUSIC (agensi LE SSERAFIM).
Di sisi lain, konflik hukumnya dengan HYBE dan anak perusahaan ADOR masih terus berlanjut. Sebelumnya, ADOR juga mengajukan gugatan besar senilai sekitar 43 miliar won terhadap Min Hee Jin dan artisnya, Danielle.
Setelah keluar dari ADOR pada November 2024, Min Hee Jin mendirikan ooak Records dan kini terlibat dalam berbagai proses hukum, termasuk gugatan terhadap HYBE terkait klaim senilai sekitar 26 miliar won.
Kasus ini masih menjadi perhatian besar di industri K-pop karena melibatkan sejumlah label besar dan angka gugatan yang sangat signifikan.

