
Agensi SM Entertainment mengeluarkan peringatan keras terkait pelanggaran privasi yang dialami trainee SMTR25.
Pada 25 Maret, SM mengungkap adanya berbagai tindakan tidak pantas, seperti masuk tanpa izin ke tempat tinggal trainee, kontak fisik berlebihan, hingga mengikuti dan memaksa naik taksi bersama mereka. Hal ini disebut telah menyebabkan tekanan serius bagi para trainee.
Selain itu, juga terjadi gangguan seperti berteriak memanggil nama trainee di dalam gedung, membuat kebisingan, membuang sampah sembarangan, dan memasuki area terlarang yang turut mengganggu penghuni lain.
SM menyatakan bahwa meski sudah memberikan peringatan dan menambah keamanan, situasi belum membaik dan kini berada di titik serius.
Agensi menegaskan akan mengambil tindakan hukum tegas tanpa toleransi jika pelanggaran terus terjadi, demi melindungi keselamatan, privasi, dan kesejahteraan para trainee serta penghuni sekitar.