Pengadilan Nyatakan Kontrak NewJeans dan ADOR Sah, Para Member Akan Ajukan Banding

by

Pada 30 Oktober, Divisi Perdata ke-41 Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan bahwa kontrak eksklusif antara ADOR dan kelima member NewJeans tetap sah.

Dalam putusannya, pengadilan menyatakan,

“Sulit untuk menyimpulkan bahwa ADOR telah melanggar kontrak eksklusif hanya karena memberhentikan mantan CEO Min Hee Jin.”

Pengadilan juga menambahkan bahwa meskipun Min Hee Jin dicopot dari posisi CEO, ia masih bisa melanjutkan peran sebagai produser melalui jabatannya sebagai direktur di dewan perusahaan. Dengan demikian, posisinya sebagai CEO tidak menjadi faktor utama yang menentukan keabsahan kontrak eksklusif.

Hakim menegaskan,

“Tidak ada klausul dalam kontrak yang menyebutkan bahwa pemecatan Min Hee Jin otomatis membatalkan kontrak. Rasa kepercayaan para member terhadap mantan CEO saja tidak cukup menjadi alasan pemutusan kontrak.”

Selain itu, pengadilan menilai bahwa ADOR tetap melaksanakan kewajiban manajerialnya kepada para member, termasuk dalam persiapan album, konser, dan aktivitas promosi lainnya.

Pengadilan juga menyatakan bahwa audit HYBE terhadap Min Hee Jin adalah sah secara hukum, serta menolak klaim bahwa terjadi pelecehan di tempat kerja terhadap member Hanni oleh manajer grup ILLIT.

Namun, usai putusan tersebut, pihak hukum NewJeans, Shin & Kim LLC, mengumumkan bahwa para member akan mengajukan banding. Dalam pernyataannya mereka menyebut:

“Meskipun kami menghormati keputusan pengadilan, hubungan kepercayaan dengan ADOR telah sepenuhnya runtuh, sehingga sulit untuk melanjutkan kegiatan dengan normal di bawah naungan ADOR.”

Para member berharap pengadilan banding akan meninjau kembali seluruh fakta dan dasar hukum untuk mencapai keputusan yang lebih adil.

Sebagai informasi, konflik antara NewJeans dan ADOR bermula ketika para member mengadakan konferensi pers darurat pada 28 November tahun lalu, mengumumkan rencana untuk meninggalkan ADOR serta meminta pemulihan posisi Min Hee Jin sebagai CEO. Setelahnya, mereka membuka akun media sosial baru dan mengumumkan nama grup baru “NJZ” pada Februari 2025.

ADOR kemudian menggugat untuk mendapatkan penegasan hukum bahwa kontrak eksklusif tetap berlaku, dan kini pengadilan telah memutuskan kemenangan untuk ADOR di tingkat pertama.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *