Lee Chae Min Buktikan Kemampuannya di ‘Bon Appétit, Your Majesty’, Raih Popularitas dan Pengakuan Sutradara

by

Pada Januari lalu, tvN mengumumkan jajaran pemain untuk drama ‘Bon Appétit, Your Majesty’, dan perhatian utama publik tertuju pada pemeran utama prianya. Pertanyaan besar muncul — siapa yang akan menggantikan Park Sung Hoon?Peran tersebut akhirnya diberikan kepada Lee Chae Min, aktor muda kelahiran tahun 2000. Namun, reaksi awal dari industri hiburan lebih banyak bernada kekhawatiran daripada antusiasme, karena perbedaan usia sepuluh tahun dengan Yoona serta pengalaman aktingnya yang masih terbatas.

Lee Chae Min pun harus membuktikan diri. Ia tidak punya waktu untuk gagal dalam jadwal produksi 12 episode yang sudah direncanakan. Dalam waktu lebih dari sebulan, ia berlatih keras, mulai dari kaligrafi hingga menunggang kuda, untuk mempersiapkan diri.

Secara diam-diam namun tekun, ia bertransformasi menjadi Lee Heon, sang tiran muda. Ketika drama tayang perdana pada Agustus, rasa skeptis publik pun hilang. Dengan kontrol vokal yang kuat dan ekspresi emosi yang mendalam, ia benar-benar menjiwai karakter Lee Heon.

“Saya berakting seolah membakar seluruh diri saya. Saya tak ingin membuat tim produksi kecewa,” ujarnya.

Kerja kerasnya terbayar. Episode perdana mencatat rating 4,9%, dan episode terakhir mencapai 17,1%, menutup drama tersebut dengan sukses besar. Media pun menulis ulang judul-judul mereka:

“Langkah berani memilih pendatang baru Lee Chae Min sebagai sang tiran terbukti jitu.”


Penuh “Pertama Kali” untuk Lee Chae Min

‘Bon Appétit, Your Majesty’ menjadi proyek penuh tantangan bagi Lee Chae Min — peran utama pertama, drama sejarah pertama, dan bahkan mukbang pertama. Dengan waktu persiapan yang singkat, ia harus mempelajari banyak hal baru.

“Saya berlatih kaligrafi setiap hari dan belajar menunggang kuda. Karena saya suka olahraga, saya cepat bisa. Di akhir syuting, saya bahkan bisa melakukan adegan tanpa pemeran pengganti,” katanya sambil tertawa.

Dukungan datang dari tim produksi dan para senior. “Sutradara dan para senior sering mengadakan pembacaan naskah bersama agar saya lebih bisa mendalami karakter,” tambahnya.

Latihan vokal yang konsisten juga membantu penampilannya. “Saya sudah empat tahun belajar di akademi vokal, jadi kemampuan itu sangat berguna saat bermain di drama sejarah,” jelasnya.

Ia juga berusaha keras untuk adegan makan (mukbang), dengan menonton ulang adegan kartun dan berlatih di depan cermin. “Yang penting adalah bagaimana makan tanpa terlihat canggung di kamera,” katanya.

Hidangan favoritnya selama syuting adalah Beef Bourguignon. “Daging iga saat adegan perang dengan Dinasti Ming benar-benar enak. Saya sampai nambah berkali-kali,” ujarnya sambil tertawa. Ia bahkan mengaku bertambah 3 kg selama syuting karena sering makan di lokasi.


“120% Puas,” Pujian dari Sutradara

Awalnya, Lee Chae Min bukan pilihan pertama sutradara Jang Tae Yoo. Namun setelah bekerja sama, pandangannya berubah total.

“Saya 120% puas. Lee Chae Min tidak hanya mempersiapkan diri, tapi juga memberikan hasil luar biasa,” puji sang sutradara.

Lee Chae Min mengenang momen ketika ia akhirnya mendapatkan kepercayaan penuh.

“Sutradara bilang, ‘Lakukan sesukamu.’ Mungkin saat itu saya sudah benar-benar terlihat seperti Lee Heon. Dari situ, saya makin percaya diri,” kenangnya.

Ia juga berterima kasih kepada lawan mainnya, Yoona, yang memberinya banyak dukungan.

“Yoona sunbaenim sangat hangat dan selalu menyemangati saya. Setiap kali dia bilang ‘kamu bagus sekali’, rasanya seperti dapat energi baru,” ujarnya.


Dari Siswa Berprestasi Menjadi Aktor

Sebelum menjadi aktor, Lee Chae Min adalah siswa berprestasi yang bercita-cita menjadi guru. Ia selalu berada di peringkat atas sejak SMP dan masuk kategori nilai tertinggi dalam ujian tiruan SMA.

Namun segalanya berubah menjelang akhir masa SMA.

“Saya bilang pada orang tua kalau saya ingin menjadi aktor, dan mereka langsung mendukung penuh,” katanya.

Perjalanan barunya tidak mudah. Ia sempat takut tampil di depan orang banyak, tetapi memutuskan untuk menantang dirinya sendiri dengan masuk akademi akting.

“Saya berlatih setiap hari tanpa tidur, bertekad untuk keluar dari akademi dengan rasa puas karena sudah memberikan segalanya,” katanya.

Usahanya berbuah manis — ia diterima di Korea National University of Arts, Sungkyunkwan University, Dongguk University, dan Sejong University, sebelum akhirnya memilih KNUA jurusan Teater.

Kini, hanya dalam waktu lima tahun sejak debutnya, Lee Chae Min telah mencapai puncak popularitas berkat ‘Bon Appétit, Your Majesty’. Rumor beredar bahwa ia telah menerima lebih dari 30 tawaran proyek baru.

Meski sukses, ia tetap rendah hati.

“Tujuan terbesar saya sebagai aktor adalah untuk tidak kehilangan jati diri. Saya percaya bahwa menjadi orang baik adalah dasar untuk menjadi aktor yang baik — agar bisa memberikan pengaruh positif,” tutupnya.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *