
Pada tanggal 15 Juli, agensi RIIZE, SM Entertainment, merilis pernyataan resmi sebagai berikut:
Halo, ini SM Entertainment.
Kami ingin menyampaikan informasi terbaru mengenai langkah hukum yang sedang kami ambil terkait artis kami, RIIZE (Shotaro, Eunseok, Sungchan, Wonbin, Sohee, Anton).
Kami telah mengajukan gugatan terhadap individu yang menyebarkan informasi palsu tentang RIIZE di berbagai platform online. Khususnya terhadap mereka yang mengaku sebagai kenalan anggota RIIZE dan menyebarkan klaim palsu secara berulang, serta pelaku tindakan ilegal lainnya. Beberapa dari mereka telah dikenai denda setelah kasusnya diserahkan ke kejaksaan tahun lalu.
Baru-baru ini, kami menerima laporan penggunaan ilegal data pribadi para anggota, seperti mengubah atau membatalkan kursi penerbangan, sehingga mengganggu jadwal kegiatan mereka. Kami juga akan menindak secara hukum tindakan ini. Harap diingat bahwa perilaku seperti ini tergolong mengganggu operasional bisnis dan dapat menimbulkan tuntutan ganti rugi. Kami sangat menyarankan untuk tidak melakukan hal-hal tersebut.
Dengan dukungan laporan aktif dari para penggemar serta pemantauan internal kami, kami sedang melakukan tindakan hukum pidana maupun perdata terhadap pihak-pihak yang menyebarkan konten jahat dan fitnah terhadap para anggota, baik di Korea maupun secara internasional. Platform yang terpantau antara lain DC Inside, Women’s Generation, Nate Pann, Instiz, Theqoo, Instagram, X (Twitter), YouTube, dan lainnya.
Selain itu, kami juga menangani fitnah dan komentar jahat yang menargetkan staf manajemen RIIZE. Kami telah mengumpulkan cukup bukti dan akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi pribadi atau melakukan serangan secara verbal terhadap mereka.
Kami akan terus merespons secara tegas dan sesuai hukum terhadap segala bentuk tindakan ilegal terhadap RIIZE maupun pihak terkait lainnya, tanpa toleransi.
Kami mohon agar semua pihak tidak melakukan tindakan yang dapat berujung pada konsekuensi hukum.
Terima kasih.

