Mengenal Berbagai Makanan Manis Tradisional Korea, Hangwa

by

Pernah mengenal Hangwa?

Hangwa (한과) merupakan istilah untuk kategori makanan manis. Berbagai hangwa telah digunakan dalam upacara adat seperti jerye (menghormati leluhur) dan hollye (pernikahan). Di Korea Selatan modern saat ini, hangwa juga tersedia di cafe.

Bahan umum hangwa termasuk tepung gandum, buah-buahan dan akar, bahan manis seperti madu dan yeot, dan rempah-rempah seperti kayu manis dan jahe.

Hangwa (한과; ) yang berarti “makanan manis Korea” adalah nama yang diberikan untuk penganan tradisional yang berbeda dengan yanggwa (양과; ), yang berarti “makanan manis Barat”. Dahulu hangwa disebut jogwa (조과) yang berarti “buah kerajinan” atau gwajeongnyu (과정류) yang berarti “kategori makanan buah”.

Hangwa dapat diklasifikasikan menjadi delapan kategori utama, yaitu dasik (makanan teh), gwapyeon (jeli buah), jeonggwa (dendeng buah), suksil-gwa, yeot-gangjeong, yugwa, yumil-gwa, dan permen.

Permen – Permen tradisional Korea dapat dimakan langsung, atau digunakan sebagai bahan pemanis di hangwa jenis lain.

1. Dang mengacu pada permen keras dan manis. Biasanya dibuat dari gula kristal, atau pati.

2. Yeot adalah manisan tradisional dalam bentuk cair atau padat, sebagai sirup, gula-gula, atau permen. Itu dibuat dengan biji-bijian seperti beras, beras ketan, sorgum ketan, jagung, dan ubi jalar.

3. Dasik, berarti “makanan teh”, adalah makanan manis yang biasanya disertai dengan teh. Makanan ini biasanya memiliki bahan khas termasuk tepung beras, serbuk sari pinus, wijen hitam, kastanye, dan kedelai.

4. Gwapyeon adalah makanan penutup musim panas seperti jeli yang dibuat dengan buah-buahan. Gwapyeon dapat dibuat dengan berbagai macam buah, termasuk buah beri, ceri, dan aprikot.

5. Jeonggwa adalah manisan renyah dan kenyal yang terbuat dari manisan buah, akar, atau biji-bijian. Bahan umum termasuk yuja, aprikot, akar teratai, lobak, wortel, ginseng, akar bunga balon, jahe, akar burdock, rebung, dan melon musim dingin.

6. Suksil-gwa, berarti “buah matang”, terdiri dari buah matang, akar, atau biji-bijian yang dimaniskan dengan madu. Bahan umum termasuk kastanye, jujube, dan jahe. Suksil-gwa mirip dengan jeonggwa, tetapi memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari kategori jeonggwa.

7. Yeot-gangjeong adalah penganan yang dibuat dengan mencampurkan biji-bijian panggang, kacang-kacangan, kacang-kacangan, atau biji-bijian dengan sirup beras dan dipotong menjadi bentuk yang diinginkan. Bahan umum adalah kacang pinus, kenari, kacang tanah, biji wijen atau perilla.

8. Yugwa adalah kue yang digoreng dengan adonan tepung beras ketan. Makanan ini dapat diklasifikasikan menjadi gangjeong, sanja, dan hangwa tergantung pada bentuk dan ukurannya.

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published.