Presiden MBK Entertainment : “Nama T-ara Tidak Bisa Dimiliki Oleh 4 Anggota”

Pada tanggal 19 Januari, setelah media mengabarkan bahwa keempat anggota T-ara telah mengajukan klaim hak merek atas nama grup mereka, presiden MBK Entertainment Kim Kwang Soo mengadakan wawancara untuk menanggapi hal tersebut.

Presiden Kim Kwang Soo, yang bertanggung jawab untuk menciptakan T-ara dan memilih anggotanya pada tahun 2009, mengatakan, “aku tidak serakah tentang nama T-ara. Aku tidak punya rencana untuk memilih anggota baru dengan nama T-ara

Namun, aku ingin melindungi namanya, bukankah seharusnya aku memiliki jejak semua usaha dan perjuangan yang dilakukan perusahaan kami untuk membuat nama T-ara diketahui publik? “

Kembali pada bulan Juni 2017, T-ara merilis album terakhir mereka, karena kasus kepergian anggota lainnya, meninggalkan grup hanya dengan 4 anggota.

Mini album ke-13 ‘What’s My Name?’ diyakini sebagai album perpisahan T-ara untuk fans. Kim Kwang Soo melanjutkan dalam wawancaranya

“Aku memutuskan nama T-ara, lalu memilih anggota, lalu membentuk grup. Semuanya dimulai dengan nama itu. Bukan sesuatu yang keempat anggotanya (Hyomin, Jiyeon, Eunjung, Qri) hanya bisa memiliki semua untuk diri mereka sendiri, milik perusahaan, dan juga semua orang yang bekerja untuk nama itu. “

Presiden berkomentar mengenai perbandingan kasus terbaru ini dengan grup MBK Entertainment SG Wannabe dan Davichi, “Dalam kasus SG Wannabe dan Davichi, aku mengizinkan mereka untuk menggunakan nama tersebut bahkan ketika mereka meninggalkan perusahaan.

Anggota secara pribadi meminta untuk menggunakan nama di luar perusahaan dengan sangat sopan, sehingga aku mengizinkannya, T-ara bisa saja seperti itu, tapi beberapa anggota menyatakan keserakahan mereka untuk itu dan menunjukkan perilaku kontras di luar dari niat mereka sebenarnya. Aku kesal setelah kita bekerja sama untuk 10 tahun.”

 

source: allkpop

Advertisements