Reuni dengan Dae Guk Nam A yang Lebih Dewasa & Tak Lupakan Indonesia

 DGNA THE BOSS

Kembali dengan single ketiga ‘Rilla Go’, Dae Guk Nam A (DGNA) tampil dengan konsep unik dan berbeda. Koreanindo (KI) mendapatkan kesempatan untuk berbincang langsung dengan kelima member DGNA di Korea Selatan, dimana kami mengobrol banyak soal musik, fans dan Indonesia.

Jika dirunut kembali, DGNA merupakan salah satu grup yang pernah tampil di Indonesia di tahun 2011 dimana saat itu Hallyu wave mulai menyebar di Indonesia. Kala itu, DGNA tampil dalam konser gabungan bertajuk ‘KIMCHI’ bersama Park Jung Min, Girls Day dan juga Super Junior. Bertemu kembali dengan DGNA membuat KI mengira akan bertemu dengan lima remaja berbakat yang ceria, namun ternyata kini mereka telah tumbuh dewasa namun tak menghilangkan keramahan dan keceriaan mereka seperti 3 tahun lalu.

400x400_2

Kembali dengan ‘Rilla Go’, hal pertama yang mencolok ialah konsep hutan dan binatang itu sendiri. Hyunmin menjelaskan,”Kata ‘Rilla Go’ merupakan kata yang kami ciptakan sendiri, yang muncul ketika kita bersemangat. Artinya sama seperti ‘lululala’. Itu merupakan lagu tentang ingin keluar dari kota, ekspresi untuk mengeluarkan kebebasan dari dalam diri. Ini juga tentang manusia yang ingin kembali ke alam.”

Untuk konsep ‘Rilla Go’ ini, semua member memiliki peran masing-masing. Hyunmin sebagai Tarzan, Jay menjadi burung gagak, Karam menjadi pria indian, Injun sebagai burung kakatua dan Mika sebagai Singa. DGNA mengatakan,” Sejujurnya semua orang sesuai dengan peran mereka masing-masing. Menurutmu, apakah kami cocok dengan peran kami masing-masing?”

Dengan peran unik tersebut, tentunya DGNA harus mengenakan kostum dan make up yang unik. DGNA mengaku tidak mengenakan kostum yang sama di video klip untuk di panggung. Ketika mereka syuting video klip, DGNA mengenakan kostum yang sangat berat dan sulit dikenakan saat menari. Dari aksesoris rambut, bulu, pakaian dan lainnya harus diperbaiki setiap selesai satu koreografi. Dan untuk menunjukkan bahwa DGNA benar-benar keluar dari hutan, mereka tak segan menunjukkan kulit mereka meski ada sedikit sesal karena mereka tak sempat berolah raga cukup untuk membentuk tubuh mereka. “Make up dan tatto yang kami pakai di wajah dan tubuh kami sangat sulit dihapus. Jika kami mau menghapusnya, kami harus mencucinya berulang kali. Namun kami gembira karena sebanyak kesulitan yang kami alami, ekspresi dari konsep kami juga terlihat bagus,” ungkap member DGNA.

make up unik DGNA untuk 'Rilla Go'
make up unik DGNA untuk ‘Rilla Go’

Dalam pembuatan ‘Rilla Go’, Hyunmin ikut berpartisipasi. Ia mengatakan,”Orang-orang memujiku untuk bagianku membuat ‘Rilla Go’, namun sebenarnya itu bukan hanya aku tapi semua member ambil bagian di dalamnya. Kami berdiskusi akan semua konsep dan ide. Aku membuat intro Rilla Go dan lagu Rilla Go terinspirasi dari intronya. ‘Rilla Go’ merupakan lagu yang terlahir karena para member mempercayaiku dengan itu. Jadi aku sangat berterima kasih pada semua member,” menunjukkan kerendahan hati meski lagunya menuai banyak pujian.

Meskipun tidak membuat lagunya secara langsung, tiap member berpartisipasi dalam membuat lirik, konsep dan koreografi lagu ‘Rilla Go’. DGNA mencari contoh gambar yang sesuai konsep dan bekerja keras bersama untuk membuat konsep yang unik. “Misalnya untuk koreografi, Jay meletakkan 5 boneka di depan kami dan membuat mereka bergerak untuk menunjukkan koreografi kami. Kami memperbaiki koreografi sambil melakukannya, kerja sama kami berjalan baik satu sama lain,” jelas DGNA.

Bicara soal perbedaan dengan grup lain yang juga promosi dalam waktu bersamaan, DGNA menjelaskan,”Hal yang membuat kami berbeda… kami pikir kelebihan kami ialah ‘energi ceria’ dan ‘kebebasan’. Dan soal kebebasan itu juga termasuk dalam segala genre. Kelima vokal kami memiliki kepribadian sendiri. Semua berbeda namun ketika kami bersama, itu menjadi satu. Kami ingin menantang diri kami sendiri dalam beragam genre. Mohon terus saksikan energi ceria dan tantangan yang tak pernah berakhir dari DGNA.”

DGNA pun mengaku tidak memikirkan apapun dalam promosi ‘Rilla Go’ saat ini. Sesuai dengan konsep hutan, mereka merasa bebas dan menunjukkannya dengan gerakan tubuh mereka. “Kalian pasti akan ikut melompat bersama. Kelima binatang dari hutan akan mengajak kalian ke dunia yang bebas dan menyenangkan,” ungkap DGNA bersemangat.

“Rilla Go” juga merupakan lagu yang akan mereka rekomendasikan kepada orang lain baik itu penggemar Kpop ataupun bukan. Meskipun lagu itu dibuat hanya untuk bersenang-senang, tapi DGNA sangat ingin orang lain juga ikut bersenang-senang. Melupakan semua rutinitas, kekuatiran setiap hari dan bergembira bersama. “DGNA memiliki energi ceria kami sendiri. Kami melihatnya sebagai kelebihan. Kami berharap saat mendengarkan lagu kami, orang-orang akan terpengaruh dengan energi ceria kami dan bergembira saat menjalani hidup.”

Kembali tampil di panggung semenjak promosi ‘Why Goodbye’ dari single sebelumnya, DGNA merasa sangat gembira. “Di panggung, yang memberi kami kekuatan adalah penggemar kami. Mereka selalu membuat kami ingin melakukan lebih baik dan kadang membuat kami berlebihan di panggung juga. Ketika mereka memanggil nama kami dan bernyanyi bersama dengan lagu kami, kami sangat gembira. Di saat seperti itulah kami merasa kami menyatu dengan mereka. Mohon terus dukung kami, kami juga kan bekerja keras di panggung juga.”

Debut tahun 2011, DGNA akan merayakan hari jadi kelima tahun depan. Ada teori bahwa grup idola biasanya tak bertahan lama atau melewati masa kritis setelah 5 tahun debut. Injun menjelaskan,”Kami telah bersama-sama selama 8 tahun (semenjak pelatihan), jadi 5 tahun telah berlalu. Apa lagi yang kami takutkan? Kami lebih solid ketimbang 5 tahun pertama dan kami menerima lebih banyak cinta dari orang-orang, jadi kami tidak kuatir. Seperti Shinhwa, kami semakin membaik seiring berjalannya waktu.”

Di tahun 2011 sebelumnya DGNA membuat sub unit ‘Popsicle’, untuk saat ini mereka mengaku tidak ada rencana untuk kegiatan sub-unit namun mereka berusaha membuat banyak cover lagu seperti yang mereka lakukan di youtube. Hal ini mereka lakukan karena mereka ingin melakukan banyak tantangan yang mereka mau untuk menemukan lagu bagus sehingga mereka bisa mencoba hal lain. DGNA mengatakan,”Kami memilih lagu berdasarkan kegemaran kami atau kami menyarankan lagu yang kami pikir sesuai dengan vokal para member. Misalnya ‘hyung, akhir-akhir ini aku mendengarkan lagu ini dan kupikir suaramu cocok dengan lagu ini’. Jadi ketimbang ada orang yang khusus mengurusi soal musik, biasanya tiap member punya ide atau kami memutuskan lagu sendiri.”

Hingga kini, DGNA belum banyak merilis album jadi mereka tidak punya banyak kesempatan untuk menunjukkan penampilan dan lagu mereka. Di masa mendatang, DGNA berharap bisa merilis lebih banyak lagu dan mencoba tantangan di beragam genre. Setiap member juga memiliki banyak hal yang ingin dicoba, selain dari album dan DGNA akan terus bekerja keras di kegiatan individu seperti film, drama, musikal, variety show hingga membuat lagu.

Diantara banyaknya grup Kpop, grup panutan DGNA ialah Shinhwa dan TVXQ. “Kami membangun impian kami untuk menjadi penyanyi dengan melihat TVXQ dan kami ingin menjadi grup yang dicintai dan awet seperti Shinhwa. Kami melihat saingan kami ialah diri kami sendiri. Kami melihat ke diri kami dan jika ada kemalasan kami akan bekerja lebih keras untuk lebih berkembang. Ketimbang melihat grup lain sebagai saingan, kami berpikir ada banyak poin bagus yang bisa kami pelajari dari mereka. Supaya berkembang terus, kami terus belajar dengan melihat grup lain.”

Jika bisa memutar waktu kembali, adakah hal yang ingin diubah atau dilakukan lagi selama karir sebagai member DGNA? “Saat penampilan debut dan hari dimana kami menerima ‘Rookie Award’? Aku terus berpikir kenapa aku tidak bisa melakukan lebih baik setiap kali aku melihat video debut kami, itulah kenapa aku tak sering-sering melihatnya. Aku malu hahahaa… Kini jika kami bisa melakukannya kembali, kupikir aku bisa tersenyum lebih keren di depan kamera. Dan ketika kami menerima ‘rookie award’, kupikir kami tidak bisa mengucapkan rasa terima kasih kami dengan benar karena kami terlalu terkejut. Kami ‘membeku’ kala itu. Kami seharusnya bisa menunjukkan rasa gembira kami atau bahkan meneteskan air mata.”

Ketika kecil, DGNA memiliki impian yang sama. Menyukai musik, mereka menjalani kehidupan masing-masing dengan impian sebagai penyanyi dan kemudian ketika dipertemukan dalam satu grup, kelima member mengejar impian yang sama. Meskipun warna musik mereka berbeda, tetapi impian mereka sama. Diantara kelima member, siapa yang paling menarik perhatian perempuan? Kelima member saling menunjuk satu sama lain. “Ooo kami menunjuk satu sama lain. Awalnya kupikir Karam yang paling menarik perhatian namun kupikir kini sama semuanya bagi kami. Mereka menemukan pesona kami masing-masing. Jadi akhir-akhir ini sama semua. Sepertinya kami menunjukkan semua pesona kami kan? Tapi itu belum berakhir~~~”

DGNA THE BOSS

Bicara soal rencana di masa depan, bagaimanakah DGNA 10 tahun mendatang?

Injun menjawab,”Di usia pertengahan 30tahunan, akan bagus jika kami masih membuat musik saat itu.” Karam menambahkan,”Kami menantikan untuk melihat musik seperti apa dan usaha apa yang kami lakukan 10 tahun mendatang.” “Mungkin kami akan menarikan ‘Rilla Go’ di konser kami kala itu,” celetuk Hyunmin.

Aktif di Jepang dan Korea, DGNA tidak merasakan perbedaan besar. Kedua negara memberikan dukungan dan tidak ada kendala komunikasi di kedua negara tersebut. Mungkin perbedaan yang terlihat ialah di Korea, DGNA lebih banyak melakukan kegiatan di siaran TV sedangkan di Jepang, DGNA bertemu penggemar lebih sering melalui konser. DGNA pun mengungkapkan harapan untuk menunjukkan musik melalui lebih banyak konser di Korea dan bisa tampil lebih sering di TV Jepang. Selain di Jepang dan Korea, DGNA juga ingin promosikan musik mereka dimanapun. Selama ada tempat dimana ada orang yang menyukai lagu DGNA dan berminat, tentunya mereka akan datang dan bertemu lebih dekat. “Siapapun yang membaca pesan ini sekarang, mohon tunggu sebentar lagi.”

Bicara soal perbedaan fans di Korea dan internasional. DGNA mengaku,”Ada saat dimana fans internasional lebih bersemangat. Meskipun kami bicara bahasa yang berbeda, tetapi bagaimana mereka bisa menyukai kami itu sangat mengagumkan bagiku. Kami bahkan tak bisa berkomunikasi namun bagaimana mungkin mereka bisa mendukung kami dengan semangat, terasa membara bagiku. Itulah kenapa kami ingin melihat mereka lebih sering. Perasaan membara yang kami rasakan membuat kami ingin melakukan kegiatan kami dengan lebih bersemangat.”

Nama fanclub DGNA adalah ‘Master’, mereka adalah ‘pemilik’ dari DGNA dan mereka adalah pemegang kunci utama yang bisa membuka DGNA. “Mereka adalah satu-satunya yang membuat kami ingin berdiri di panggung dan bergembira. Kami akan mengekspresikannya lebih lagi, karena kami rasa kami tidak bisa mengekspresikan perasaan kami dengan baik. Tetapi semuanya tulus, kami selalu berterima kasih dan selalu mencintai kalian.”

Terakhir, DGNA tidak melupakan kunjungan mereka ke Indonesia 3 tahun lalu. Jay mengaku masih terasa segar di ingatannya akan Indonesia sebagai negara yang panas. “Meskipun cuacanya sangat panas, tetapi orang-orang tetap datang ke tempat kami bernyanyi dan memberikan respon yang panas. Dimana lagi kami bisa menemukan negara seperti itu?” Injun menambahkan,”Tentunya kami ingat Indonesia. Penggemar memberikan respon sepanas cuaca di sana. Tentu kami ingin datang kembali jika ada kesempatan.”

Mika menutup sesi wawancara dengan mengatakan,”Kami mengunjungi Indonesia 3 tahun lalu. Itu merupakan kenangan dan pengalaman indah yang teringat di kepala kami. Karena itulah, kami akan bersiap dengan baik dan bekerja keras sehingga kami bisa segera bertemu dengan kalian. Terima kasih!”

Ringkasan wawancara dengan DGNA bisa disimak dalam video di bawah, jangan lupa klik ‘CC’ untuk subtitle dalam bahasa Inggris ya.

 

Special thanks to POOM Entertainment

written by infinitize@koreanindo.net

please take out with full credits

Advertisements

3 thoughts on “Reuni dengan Dae Guk Nam A yang Lebih Dewasa & Tak Lupakan Indonesia”

  1. Wah korean Indo jjaang !! Bisa ketemu dn interview lgsg dg grup band dsn , langsung ketemuuu haaah bikin iriii ^_^

    Jangan lupa interview lgsg grup yg lain ya KI, FIGHTING !! 😀 ❤

Comments are closed.