[Review] BEAST – "Hard to Love, How to Love"

by

32w0
 
Hard to Love, How to Love adalah album studio kedua dari BEAST. Album ini dirilis pada 19 Juli 2013 dengan lagu “Shadow (Geurimja)” sebagai single promosi. Sebelum album ini dirilis, BEAST sebelumnya merilis single “I’m Sorry” dan “Will You Be Alright?” sebagai pre-release single. Salah satu member BEAST, Junhyung, beserta Kim Tae Joo menjadi produser untuk album ini dan mereka juga sekaligus komposer untuk semua track di album ini.
Untuk Haebaragi yang belum pernah mendengarkan lagu-lagu di album ini, yuk simak review KI untuk album ini. Siapa tahu kalian jadi tertarik untuk mendengarkan lagu-lagu BEAST lainnya dan jadi suka BEAST ya!

Track 1 – Intro
Berdurasi 1 menit 28 detik, lagu ini memberikan pesan lebih kepada fans Beast. Rap Junhyung dalam bahasa Inggris dan Korea memberikan perasaan ‘dark’. Uniknya, intro ini seperti menyambung ke track selanjutnya yang merupakan title song dari album ini, “Shadow”.
Track 2 – Shadow
Dengan irama pop dance yang merupakan ciri khas Beast, lagu ini memang cocok untuk jadi title song di album kedua Beast ini. Lagu ini merupakan lagu yang paling menonjol di antara lagu-lagu lainnya di album ini. Seperti kebanyakan lagu Kpop yang menggunakan pengulangan kata di liriknya sehingga mudah diingat, pengulangan kata ‘Shadow’ juga menjadikan lagu  ini mudah nyangkut di kepala.
Track 3 – How to Love
How to Love  merupakan lagu bertempo sedang di album ini. Rap lambat Junhyung di awal dan falsetto Yoseob di bagian chorus membuat lagu ini menjadi lagu yang nyaman di telinga. Shoothing and refreshing.
Track 4 – Be Alright
Lagu ini memberikan vibe ‘fun’ dari BEAST dengan melodinya yang catchy.
Track 5 – I’m Sorry
Lagu ini bukan lagu ballad, tapi memberikan ‘feel’ lagu ballad. Liriknya yang menggambarkan penyesalan dan iramanya yang sedang membuat lagu ini cocok didengerin sore-sore sambil hujan a.k.a lagu galau tapi nggak akan sampai bikin kamu nangis kok.
Track 6 – Will You Be Alright
‘Will You Be Alright’ adalah lagu yang menekankan vokal yang impresif dan harmoni yang manis dari para member. Meski BEAST terkenal dengan konsep dance yang ‘fierce’, mereka juga tidak kalah menarik saat menyanyikan lagu-lagu ballad.
Track 7 – You’re Bad
Gak nyangka ada lagu seperti ini di album Beast. Lagu ini bisa dibilang memberikan rasa berbeda dari lagu-lagu Beast lainnya. Biasanya lagu Beast memberikan konsep dark dan mature, lagu ini memberikan lebih perasaan ceria. Meski kalau dilihat dari liriknya, bukan lagu ceria juga sih.
Track 8 – Encore
Lagu yang sesuai dengan namanya, cocok dinyanyikan di encore konser. Lagu dance dengan melodi yang mudah diikuti membangun mood yang bagus untuk lunjak-lunjak. Kalau denger lagu ini pasti ingin ikut teriak “Encore… Encore!”.
 
Gimana? Pingin dengerin album ini? Gampang banget! Karena sekarang Universal Music Indonesia telah mengeluarkan album BEAST “Hard to Love, How to Love” ini dalam versi Indonesia. Silahkan cek ke toko musik terdekat untuk membeli album fisiknya. Yuk, support musisi favorit kita dengan membeli album dan merchandise original! ^^
 
Thanks to: Universal Music Indonesia

8 thoughts on “[Review] BEAST – "Hard to Love, How to Love"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *